Pelatih Celtic Martin O'Neill menyatakan diri siap bertanggung jawab penuh atas kegagalan timnya lolos ke fase grup Liga Champions musim ini setelah takluk dari klub Austria LASK.
Berdasarkan analisis dari pemberitaan Daily Record, Celtic sebenarnya sempat unggul agregat nyaman 3-0 pada leg pertama di Parkhead dan bahkan sempat menambah gol cepat di kandang lawan sehingga memimpin agregat jauh pada awal pertandingan.
Namun, keunggulan tersebut musnah seketika setelah LASK bangkit membalas dengan lima gol tanpa ampun, menciptakan salah satu kejutan paling mengecewakan dalam sejarah sepak bola Skotlandia di kancah Eropa.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMengutip pernyataan resminya, O'Neill menolak melimpahkan kesalahan sepenuhnya kepada para pemain dan memilih melakukan evaluasi internal yang mendalam terhadap performa taktik tim di lapangan.
"Saya harus melihat bagian saya terlebih dahulu sebelum melihat orang lain," ujar O'Neill menanggapi gelombang kekecewaan suporter setia The Hoops.
Akibat hasil minor tersebut, Celtic harus puas turun kasta bermain di kompetisi Liga Europa dan akan menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Benfica serta Marseille pada fase grup bulan depan.
Menanggapi potensi krisis finansial akibat hilangnya pendapatan masif dari Liga Champions, O'Neill memastikan rencana belanja klub di sisa bursa transfer tidak akan mengalami perubahan drastis.
"Kami masih mencoba mendatangkan beberapa pemain," tegas pelatih berusia 74 tahun tersebut terkait upaya merampungkan transfer pemain Timnas Kroasia Niko Sigur sebelum jendela transfer resmi ditutup.