Robot humanoid Galbot berhasil mencetak sejarah baru dalam dunia teknologi dengan mencatatkan lebih dari 100 kali pertukaran pukulan tenis secara otonom dalam pertandingan melawan atlet manusia di Pekín pada 24 Agustus 2026.
Ajang bersejarah yang disiarkan secara global tersebut menjadi bagian dari pembukaan Segundos Juegos Mundiales de Robots Humanoides.
Dalam pertandingan tersebut, sistem robotik Galbot menunjukkan kemampuan fisik tingkat tinggi dalam merespons arah bola, mengatur posisi, serta mengambil keputusan secara mandiri di lapangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKeberhasilan ini menandai babak baru perkembangan kecerdasan buatan dari ranah digital menuju dunia fisik secara langsung.
Aksi Otonom Robot Galbot di Lapangan Tenis
Robot humanoid Galbot mampu mengikuti laju bola berkecepatan tinggi, melakukan servis, pukulan forehand, backhand, hingga menjaga keseimbangan tubuh setelah kehilangan posisi saat reli cepat.
Pada pertandingan kategori ganda, unit Galbot bahkan berkolaborasi langsung dengan atlet tenis manusia secara real-time untuk menyesuaikan strategi permainan.
Perkembangan teknologi ini menunjukkan bahwa sistem robotik modern tidak lagi sekadar menjalankan gerakan terprogram, melainkan mampu memahami dinamika situasi di lapangan.
Pencapaian ini disetarakan dengan momen penting ketika program komputer AlphaGo mengalahkan juara dunia permainan Go satu dekade lalu.