Arsenal kalah 2-3 dari Borussia Dortmund di Emirates Stadium. Ini kekalahan pertama mereka di kandang sejak menjadi juara Premier League. Laga persahabatan ini jauh dari performa terbaik Arsenal.
Arsenal kehilangan enam pemain inti dalam laga ini. Pemain Inggris dan Spanyol masih berlibur usai Piala Dunia. William Saliba, Jurrien Timber, dan Bruno Guimaraes juga absen.
Leeds United mengamankan tanda tangan James Trafford dari Manchester City dengan nilai transfer £40 juta. Kiper 23 tahun itu jadi pembelian terbesar klub musim panas ini.
Read MoreEverton gagal merekrut Alistair Johnston dari Celtic. Klub kini memburu opsi bek kanan lain di akhir bursa transfer musim panas.
Read MoreCommunity Shield tinggal sepekan lagi. Liga Inggris dimulai 24 Agustus melawan Coventry. Mikel Arteta tahu timnya harus meningkat signifikan.
Pertahanan Arsenal tampak rapuh tanpa pemain kunci. Dortmund dengan mudah menembus lini tengah dan pertahanan. Gol pertama datang dari Samuele Inacio.
Pertahanan Arsenal Rapuh
Riccardo Calafiori kehilangan bola di menit 30. Karetsas kemudian mencetak gol spektakuler ke sudut atas gawang. Arsenal kesulitan pulih setelah insiden itu.
Jobe Bellingham dan Felix Nmecha mendominasi lini tengah. Inacio berlari dari area sendiri ke kotak penalti Arsenal. Myles Lewis-Skelly kesulitan menjaga ruang pertahanan.
Arsenal akan membaik saat Declan Rice dan Guimaraes bermain. Namun mereka kehilangan Saliba selama berbulan-bulan. Arteta butuh pemain fisik untuk melindungi pertahanan.
Tidak banyak sisi positif dari lini belakang Arsenal. Lini tengah juga kesulitan menguasai bola. Namun satu nama mencuri perhatian dari sisi ofensif.
Tzolis dan Nwaneri Bersinar
Christos Tzolis tampil impresif di laga ini. Pemain anyar Arsenal itu bergerak cepat dan langsung. Ia menjadi ancaman konstan bagi pertahanan Dortmund.
Tzolis memberikan umpan silang brilian di babak pertama. Gabriel seharusnya bisa menyundul salah satunya. Di babak kedua, ia memberi assist untuk gol Nwaneri.
Ia juga memenangkan penalti saat bergerak ke sisi kanan. Tzolis memiliki rekor gol dan assist bagus di Belgia. Ia membuktikan kualitasnya di level lebih tinggi.
Ethan Nwaneri juga tampil meyakinkan. Pemain 19 tahun itu menggantikan Martin Odegaard di menit 30. Ia langsung berperan sebagai pengatur serangan.
Nwaneri bekerja keras sepanjang laga. Ia merebut bola dari Bellingham saat bertahan. Ia juga memenangkan bola beberapa kali di tepi kotak penalti sendiri.
Nwaneri mencetak gol usai menerima umpan Tzolis. Ia menyelesaikan dengan tenang dan percaya diri. Performa ini penting mengingat masa depannya di Arsenal masih belum pasti.
Tomato News
Submit Comment