LeBron James menarik perhatian para penggemar NBA pada hari Selasa lalu. Peraih empat kali gelar MVP liga tersebut membagikan potongan video singkat dari acara The Rich Eisen Show, lengkap dengan sematan 22 emotikon tertawa di atasnya.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Dalam video tersebut, co-host dan produser Chris Brockman memprediksi bahwa James tidak akan memberikan pengaruh berarti pada musim mendatang. Hal itu didasarkan pada asumsi jika James memilih untuk bergabung dengan Miami Heat, yang menjadi salah satu tujuan utamanya musim panas ini selain Golden State Warriors, Philadelphia 76ers, dan Cleveland Cavaliers.
"Jika dia pergi ke Miami, nikmati saja Turnamen Play-In. Bron tidak akan menjadi faktor penentu musim ini. Saya pikir semua orang perlu bersiap untuk itu," ujar Brockman memberikan pernyataan tegas.
Berdasarkan data statistik, James yang kini berusia 41 tahun sebenarnya baru saja menyelesaikan musim yang produktif. Dia menorehkan rata-rata 20,9 poin, 6,1 rebound, 7,2 assist, dan 1,2 steal dengan efisiensi tembakan 51,5 persen dari lapangan dalam 60 penampilan musim reguler bersama Los Angeles Lakers, meskipun bermain sebagai opsi ketiga di belakang Luka Doncic dan Austin Reaves.
Prediksi Brockman yang menyebut James bukan lagi sosok berpengaruh langsung memicu reaksi keras di media sosial. Para pendukung James dengan tegas menolak pandangan analis media olahraga tersebut.
"Omong-omong, dia adalah pria yang tidak pernah menyentuh lapangan basket sama sekali," tulis seorang penggemar di platform X.
Menurut komentar penggemar lain, keputusan mempertahankan analis tersebut di media olahraga nasional dinilai patut dipertanyakan. "Sejujurnya, bagaimana orang seperti ini bisa memiliki pekerjaan di bidang olahraga? Pria ini adalah produser senior di acara nasional? Ini menunjukkan bahwa bakat sama sekali tidak penting," tulisnya.
"LeBron mungkin saja benar-benar pergi ke Miami hanya untuk membuktikan bahwa pendapat itu salah," tambah penggemar lainnya.
Penggemar lain turut berkomentar mengenai peta kekuatan tim. "Miami tidak akan kuat di luar keberadaan sang Greek Freak dan Bam. Meski begitu, LBJ akan tetap menjadi faktor penentu ke mana pun dia pergi. Itu hanyalah omong kosong bodoh sekelas Kendrick Perkins," tulisnya.
Jika James akhirnya memutuskan kembali ke Miami Heat, perannya dipastikan akan berbeda dibandingkan saat era Big 3 bersama Dwyane Wade dan Chris Bosh. Namun, sang megabintang tampaknya tidak akan keberatan, terutama jika keputusan tersebut memberikan peluang terbesar untuk merengkuh trofi Larry O'Brien kelimanya.