Kylian Mbappé berpeluang meraih gelar hiburan setelah Prancis gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026. Kapten tim nasional Prancis tersebut kini mengoleksi delapan gol, sama dengan torehan Lionel Messi. Sementara itu, dua penggawa Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham, menguntit di belakang dengan masing-masing mengemas enam gol. Kylian Mbappé bisa mengukir sejarah sebagai pemain pertama yang menjadi pencetak gol terbanyak dalam dua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Berdasarkan regulasi resmi, jika jumlah gol Kylian Mbappé dan Lionel Messi tetap sama hingga akhir turnamen, penentuan gelar top skor akan beralih pada hitungan umpan matang. Lionel Messi saat ini unggul dengan empat umpan matang berkat performanya saat menghadapi Inggris, sedangkan Kylian Mbappé mengoleksi tiga umpan matang. Jika indikator tersebut masih seimbang, penghargaan akan diberikan kepada pemain dengan menit bermain paling sedikit sepanjang turnamen.
Menurut laporan taktik dari tim, pelatih Didier Deschamps diprediksi melakukan rotasi skuad pada laga perebutan tempat ketiga ini. Dari 26 nama yang dibawa, empat pemain Prancis belum mengecap menit bermain sama sekali. Mereka adalah dua penjaga gawang cadangan, Robin Risser dan Brice Samba, serta dua pemain lapangan, N'Golo Kanté dan Lucas Hernandez. Pertandingan melawan Inggris menjadi kesempatan terakhir bagi mereka untuk tampil di panggung tertinggi.
Didier Deschamps dipastikan kehilangan William Saliba yang mengalami cedera punggung serius. Tim medis Prancis juga enggan mengambil risiko terhadap kondisi Aurélien Tchouaméni yang baru saja pulih. Kebijakan ini membuka jalan bagi sepuluh pemain Prancis yang sejauh ini baru bermain kurang dari 50 menit untuk menambah jam terbang mereka dalam seragam Les Bleus.
Laga ini sekaligus menandai akhir perjalanan 14 tahun Didier Deschamps sebagai arsitek tim nasional Prancis. Kekalahan dari Spanyol di babak semifinal menyisakan rasa getir bagi sang pelatih. Meski demikian, pria asal Basque itu memiliki catatan impresif dengan hanya menelan tiga kekalahan dari 26 laga Piala Dunia. Selama menukori Prancis, ia menorehkan 122 kemenangan, 32 hasil imbang, dan 32 kekalahan dari total 186 pertandingan.
Berdasarkan rekor pertemuan, Prancis masih memegang keunggulan psikologis dan menjadi momok menakutkan bagi Inggris. Tim ayam jantan hanya kalah satu kali dari sembilan bentrokan terakhir melawan skuad Three Lions. Kekalahan tunggal itu terjadi pada laga persahabatan November 2015 dalam situasi berkabung nasional. Di turnamen resmi, Prancis sukses menumbangkan Inggris pada Piala Dunia 2022 serta Euro 2004.