Sebagai catatan, Arsenal saat ini berstatus sebagai juara bertahan Premier League. Namun, jika melihat reaksi publik terhadap pergerakan klub di bursa transfer musim panas ini, banyak pihak mungkin akan mengira bahwa performa klub London Utara tersebut sedang merosot tajam.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Bagi Arsenal, musim panas ini terasa cukup aneh. Keberhasilan mereka merengkuh gelar juara liga menjadi bukti nyata bahwa skuad asuhan Mikel Arteta memiliki kapasitas sebagai tim terbaik di Inggris saat ini. Berdasarkan peta kekuatan yang ada, Arsenal diprediksi tetap menjadi favorit utama dalam perebutan gelar juara musim depan.
Kendati demikian, para pesaing lama mereka mulai menunjukkan pergerakan yang sangat cerdas di bursa transfer. Sorotan tajam kini tertuju pada rival klasik mereka, Manchester United, yang dinilai sedang menerapkan strategi transfer yang sangat efektif.
Berdasarkan analisis performa musim lalu, lini depan Manchester United yang dihuni oleh Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo tampil sangat produktif. Hanya Viktor Gyokeres yang mencetak gol lebih banyak daripada deretan penyerang Setan Merah tersebut, yang memicu Arsenal untuk segera mencari tambahan kekuatan baru di lini serang mereka.
Kini, Manchester United dilaporkan segera merampungkan transfer Youri Tielemans dengan nilai 35 juta pound sterling. Gelandang berusia 29 tahun tersebut merupakan pilar penting di Premier League yang sebenarnya enggan dilepas oleh Aston Villa, sebelum Manchester United mengaktifkan klausul rilis dalam kontraknya.
Selain Youri Tielemans, Manchester United juga sukses mengamankan jasa Andrey Santos, gelandang berbakat yang kesulitan berkembang di Chelsea. Langkah berani ini menunjukkan bahwa kubu Old Trafford fokus mendatangkan talenta-talenta yang sudah teruji di kompetisi domestik Inggris.
Strategi transfer pemain yang sudah mapan di Premier League ini sebenarnya merupakan metode yang diadopsi oleh Mikel Arteta untuk membawa Arsenal kembali ke puncak kejayaan. Meski begitu, banyak pengamat menilai bahwa Manchester United belum akan mampu menantang dominasi Arsenal secara langsung dalam perebutan gelar juara musim depan.