Dunia sepak bola Italia sedang berduka. Osvaldo Bagnoli, pelatih legendaris yang membawa Hellas Verona meraih gelar juara Serie A musim 1984-85, meninggal dunia pada usia 91 tahun. Berdasarkan laporan dari L'Équipe, tokoh legendaris tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat pagi waktu setempat.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Bagnoli mengukir sejarah besar bersama Verona saat mereka menantang kemapanan klub-klub raksasa Italia untuk mengangkat trofi Scudetto. Musim kompetisi 1984-85 itu diingat sebagai salah satu periode paling kompetitif. Saat itu, bintang-bintang dunia baru saja berdatangan ke Italia. Diego Maradona bergabung ke Napoli, Socrates ke Fiorentina, Junior ke Torino, dan Karl-Heinz Rummenigge memperkuat Inter Milan. Mereka bersaing dengan nama besar yang sudah mapan seperti Michel Platini di Juventus dan Zico di Udinese.
Menurut catatan sejarah sepak bola, Verona memimpin klasemen sejak pekan pertama hingga pekan terakhir. Mereka memulai kampanye juara tersebut dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Napoli yang diperkuat oleh Maradona.
Di bawah arahan Bagnoli, timnya memainkan gaya permainan yang sederhana namun sangat efektif. Strategi ini digerakkan oleh tusukan tajam dari Preben Elkjaer Larsen dan ketangguhan fisik dari Hans-Peter Briegel. Keberhasilan Verona merengkuh Scudetto tetap menjadi satu-satunya sejarah unik sejak pembentukan Serie A pada musim 1928-29, di mana gelar juara dimenangkan oleh klub dari kota yang bukan merupakan ibu kota daerah.