FC Barcelona kini sedang merancang strategi transfer mereka dengan fokus penuh pada masa depan. Berdasarkan laporan dari MARCA, meskipun klub asal Spanyol tersebut baru saja kembali beroperasi di bawah aturan finansial 1:1 La Liga, para petinggi klub sadar bahwa situasi kondusif ini kemungkinan besar hanya bersifat sementara.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Prediksi tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa Barcelona baru-baru ini mengamankan dana talangan sebesar 210 juta euro. Dana besar ini memberikan fleksibilitas yang lebih bagi klub untuk memperkuat skuad mereka selama dua jendela transfer berikutnya.
Langkah meminta dana talangan ini dipicu oleh tantangan arus kas yang sedang berlangsung akibat penundaan renovasi Spotify Camp Nou. Karena stadion belum menghasilkan pendapatan yang diharapkan sesuai jadwal, manajemen klub mencari akses awal ke pendapatan hak siar televisi masa depan demi mendongkrak posisi keuangan jangka pendek.
Namun, pendanaan tersebut tidak hanya dirancang untuk menyelesaikan masalah likuiditas yang mendesak saat ini. Kebijakan ini juga mencerminkan keyakinan internal klub bahwa musim panas mendatang dapat membawa pembatasan finansial yang baru bagi mereka.
Menurut manajemen klub, kembalinya Barcelona ke aturan belanja 1:1 setelah beberapa tahun pembatasan didorong oleh peningkatan proyeksi pendapatan, pengurangan tagihan gaji yang signifikan, dan manajemen pelepasan pemain yang cermat. Kondisi ini memungkinkan klub untuk mendaftarkan rekrutan baru dalam situasi keuangan yang normal.
Kendati demikian, para pejabat klub tidak berharap kondisi menguntungkan tersebut akan bertahan melampaui musim ini. Kekhawatiran utama berpusat pada kampanye musim 2027/2028 saat pengerjaan atap baru di Spotify Camp Nou dijadwalkan berlanjut.
Barcelona memperkirakan harus memainkan paruh pertama musim tersebut di Estadi Olimpic Lluis Companys di Montjuic. Perpindahan sementara ini akan mengurangi pendapatan di hari pertandingan secara signifikan jika dibandingkan dengan bermain di Camp Nou, yang memengaruhi salah satu sumber pemasukan terbesar klub.
Akibatnya, Barcelona mengantisipasi akan kembali keluar dari aturan finansial 1:1 La Liga. Hal ini dipastikan bakal membatasi kemampuan mereka untuk mendaftarkan pemain baru selama jendela transfer musim panas 2027.
Menyadari proyeksi pembatasan tersebut, Barcelona mencoba menyelesaikan sebagian besar perencanaan skuad mereka sekarang daripada menunggu hingga tahun 2027. Direktur olahraga Deco kini memiliki tugas berat untuk menuntaskan target transfer tersebut lebih cepat.
Pihak klub berniat memperkuat tim sepanjang jendela transfer musim panas ini dan pasar musim dingin mendatang. Langkah ini secara efektif memajukan proses rekrutmen pemain yang seharusnya tersebar di beberapa periode transfer.
Dana talangan sebesar 210 juta euro tersebut akhirnya dibagi menjadi dua fase. Sekitar 105 juta euro diharapkan tersedia selama jendela transfer musim panas saat ini, sementara 105 juta euro sisanya dicadangkan untuk bulan Januari.
Berdasarkan situasi terkini, Barcelona telah menyelesaikan perekrutan Anthony Gordon dan hampir memfinalisasi kedatangan Karim Adeyemi. Pihak klub juga terus memprioritaskan Julian Alvarez sebagai target striker utama, serta tetap percaya diri untuk mendaftarkan Joao Cancelo sebelum bursa transfer ditutup. Seorang bek tengah baru juga berpotensi mendarat, tergantung pada kepergian pemain yang ada saat ini.