Tomato News Tomato News
/home / berita / Soren Waerenskjold Cetak Sejarah,...
BERITA

Soren Waerenskjold Cetak Sejarah, Menang Tahap Tercepat Tour de France

Soren Waerenskjold merayakan kemenangan bersejarah di Tahap 11 Tour de France.

Soren Waerenskjold merayakan kemenangan bersejarah di Tahap 11 Tour de France.

Pembalap kuat asal Norwegia, Soren Waerenskjold dari tim Uno-X Mobility, memenangkan tahap tercepat dalam sejarah Tour de France pada hari Rabu. Ia melakukan serangan mendadak ke garis finis untuk menumbangkan sesama sprinter pada Tahap 11 di Nevers.

Jalanan terbuka lebar saat Waerenskjold datang dari posisi belakang. Ia menembus celah kecil di dekat pagar pembatas di sisi kanan jalan sebelum meluncurkan dorongan terakhirnya dari belakang pembalap Belanda, Cees Bol dari tim Decathlon-CMA CGM.

Cees Bol melesat maju untuk memimpin rekan setimnya, Olav Kooij, yang merupakan pemenang Tahap 5. Namun, ia harus puas di posisi kedua di belakang Waerenskjold. Bagi Waerenskjold, ini adalah kemenangan terbesar dalam kariernya dan memecahkan rekor yang telah bertahan selama 27 tahun.

Menurut data perlombaan, Waerenskjold mencatat kecepatan rata-rata 50,9 kilometer per jam. Kemenangan ini jauh lebih cepat daripada rekor sebelumnya yaitu 50,3 kilometer per jam yang dicetak oleh pembalap Italia, Mario Cipollini, pada Tour de France tahun 1999.

Pembalap Belgia, Jasper Philipsen dari tim Alpecin-Premier Tech, melewati garis finis di tempat ketiga. Namun, mantan pemenang jersey hijau itu kemudian diturunkan ke posisi 119 karena menyimpang dari jalurnya saat sprint yang berjalan tidak terduga tersebut.

Hari itu menjadi momen sempurna bagi tim Uno-X Mobility. Mereka tidak wajib melakukan tugas mengatur tempo di peloton karena memiliki Anthon Charmig di depan dalam kelompok pelarian empat pembalap hari itu.

Berdasarkan laporan jalannya lomba, Anthon Charmig bergabung dengan duo Prancis, Julian Alaphilippe dari tim Tudor Pro Cycling dan Mathis Le Berre dari tim TotalEnergies, serta veteran Portugal, Nelson Oliveira dari tim Movistar. Mereka bergerak di 20 kilometer pertama dari tahap sepanjang 162 kilometer ini.

Pembalap kelima yang mencoba menyusul, Liam Slock dari Belgia yang membela tim Lotto Intermarche, gagal memperkecil jarak. Peloton langsung menelannya pada tanjakan Kategori 4 pertama dari dua tanjakan pendek yang ada.

Keunggulan kuartet tersebut tidak pernah lebih dari 1 menit 30 detik. Peloton akhirnya menangkap tiga pembalap yang tersisa pada enam kilometer terakhir, setelah veteran Julian Alaphilippe menyerah lebih awal di tanjakan kedua.

Tim Astana, Soudal Quick-Step, dan NSN Cycling Team melakukan sebagian besar pekerjaan di depan peloton. Langkah ini untuk mempersiapkan sprint bagi para pembalap cepat mereka masing-masing, yaitu Max Kanter, Tim Merlier, dan Biniam Girmay.

Setelah ancaman pelarian padam dan tikungan kiri yang rumit terlewati, kecepatan melambat saat memasuki lima kilometer terakhir karena jalan yang menyempit. Para pembalap favorit GC kemudian maju ke depan.

Tim Decathlon yang membela Olav Kooij bergerak lebih dulu dengan meluncurkan kereta cepat mereka saat balapan menyisakan dua kilometer. Cees Bol tanpa diduga memimpin di satu kilometer terakhir yang kacau.

Pergeseran jalur akibat penyimpangan Jasper Philipsen membuka celah yang langsung dimanfaatkan oleh Soren Waerenskjold. Pembalap besar Norwegia itu melewati celah sempit sebelum melesat dari roda Cees Bol untuk mencatatkan namanya dalam buku sejarah.

Mads Pedersen memperkuat keunggulannya dalam klasemen jersey hijau. Sementara itu, tidak ada perubahan di posisi 10 besar klasemen umum. Pemegang jersey kuning, Tadej Pogacar dari UAE Team Emirates-XRG, finis dengan aman di dalam kelompok utama bersama para rivalnya.

Hari itu sepenuhnya milik Soren Waerenskjold yang berusia 25 tahun. Ia bangkit dari kecelakaan pada tahap hari Selasa di Massif Central untuk memenangkan tahap tercepat dalam sejarah Tour de France. Hasil ini menambah kesuksesan tim Uno-X setelah Torstein Traeen sempat mengenakan jersey kuning selama dua hari di minggu pertama.

Tim Merlier, Jasper Philipsen, Olav Kooij, dan para sprinter lainnya akan mendapatkan kesempatan langsung untuk membalas pada Tahap 12 hari Kamis. Tahap tersebut menempuh jarak 179 kilometer dengan tiga tanjakan Kategori 4, dan diperkirakan akan berakhir dengan sprint massal di Chalon-sur-Saone.

Topics
#tour_de_france #soren_waerenskjold #balap_sepeda #uno-x_mobility #rekor_dunia #berita_olahraga #tour_de_france_tercepat
Jurnalis Senior - Spesialis Sepak Bola & Olahraga

Farhandila Fahri adalah jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari 15 tahun meliput dinamika sepak bola dan olahraga Indonesia. Berbasis di Jakarta, ia dikenal dengan analisis tajamnya tentang pertandingan, strategi tim, perkembangan liga, dan isu-isu strategis olahraga nasional. Keahliannya dalam menyajikan berita yang mendalam dan berimbang menjadikannya rujukan utama bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas dunia sepak bola dan olahraga Indonesia.