Tomato News Tomato News
/home / internasional / 10 Laga Bersejarah yang Mengubah...
INTERNASIONAL

10 Laga Bersejarah yang Mengubah Sejarah Sepak Bola AS, USMNT

Aksi para pemain timnas sepak bola pria Amerika Serikat, USMNT, di turnamen Piala Dunia

Aksi para pemain timnas sepak bola pria Amerika Serikat, USMNT, di turnamen Piala Dunia

Tim nasional sepak bola pria Amerika Serikat sedang bersiap menghadapi salah satu momen paling monumental dalam sejarah mereka. Setelah menjuarai Grup D, tim yang dikenal dengan julukan USMNT ini akan menghadapi Bosnia dan Herzegovina di babak 32 besar dalam Piala Dunia pertama di tanah air mereka sendiri sejak 1994, dan mereka diunggulkan untuk lolos.

Tantangan setelah itu dipastikan akan jauh lebih berat. Jika menang, potensi duel melawan Belgia sudah menanti di babak 16 besar. Jika mampu menembus babak delapan besar, mereka kemungkinan besar akan berada di jalur tabrakan dengan Spanyol. Mauricio Pochettino dan skuadnya memiliki kesempatan untuk mengukir sejarah baru jika mampu mempertahankan performa apik mereka saat ini.

Sejarah mencatat pasang surut sepak bola Amerika Serikat dimulai sejak Piala Dunia pertama pada 17 Juli 1930 di Uruguay. Dalam laga melawan Paraguay yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk AS, Bert Patenaude mencetak hat-trick pertama dalam sejarah Piala Dunia. FIFA baru mengakui rekor ini secara resmi pada tahun 2006 setelah sempat terjadi perselisihan data pencetak gol selama puluhan tahun.

Kejutan besar berikutnya terjadi pada Piala Dunia 29 Juni 1950 di Brasil, yang dikenal sebagai "keajaiban di atas rumput". AS yang diperkuat mayoritas pemain semi-profesional berhasil menumbangkan raksasa Inggris dengan skor 1-0 berkat gol Walter Bahr pada menit ke-37 dan penampilan gemilang penjaga gawang Frank Borghi.

Setelah kemenangan bersejarah tahun 1950, publik AS harus menunggu selama 40 tahun untuk kembali berlaga di Piala Dunia. Pada 19 November 1989, dalam laga hidup mati kualifikasi melawan Trinidad dan Tobago, Paul Caligiuri mencetak gol spektakuler dari luar kotak penalti yang meloloskan AS ke Piala Dunia 1990. Gol legendaris tersebut kemudian dijuluki sebagai "gol miliaran dolar" karena berhasil membangkitkan gairah sepak bola di negeri Paman Sam.

Rivalitas panas di kawasan Amerika Utara dimulai saat AS membungkam Meksiko 2-0 pada semifinal Piala Emas 5 Juli 1991. Menurut catatan sejarah, skuad asuhan Bora Milutinovic saat itu bahkan harus naik taksi ke Stadion Rose Bowl karena bus jemputan mereka tidak datang. Kemenangan ini menjadi awal dari skor ikonik "Dos a Cero" yang terus membayangi pertemuan kedua negara.

Sebagai tuan rumah Piala Dunia 1994, AS berhasil mencatat kemenangan perdana di kandang sendiri pada 22 Juni 1994 dengan mengalahkan tim favorit Kolombia 2-1. Gol bunuh diri Andres Escobar akibat umpan silang John Harkes dan gol tambahan dari Tab Ramos memastikan tiga poin penting di hadapan puluhan ribu penonton yang memadati Rose Bowl.

Generasi emas baru AS unjuk gigi pada Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang. Pada laga pembuka grup tanggal 5 Juni 2002, talenta muda seperti Landon Donovan dan DaMarcus Beasley mengejutkan dunia dengan menumbangkan Portugal yang bertabur bintang dengan skor tipis 3-2 melalui gol cepat John O'Brien.

Masih di turnamen yang sama pada 17 Juni 2002, AS bertemu dengan rival abadi mereka, Meksiko, di babak gugur Piala Dunia untuk pertama kalinya. Gol dari Brian McBride dan sundulan Landon Donovan memastikan kemenangan 2-0. Hingga hari ini, laga tersebut menjadi satu-satunya kemenangan babak gugur modern yang berhasil diraih USMNT di kancah Piala Dunia.

Kejutan besar kembali tercipta di Piala Konfederasi pada 24 Juni 2009. Tim asuhan Bob Bradley berhasil menghentikan rekor tidak terkalahkan milik Spanyol yang saat itu berstatus sebagai juara Eropa. Gol dari Jozy Altidore dan Clint Dempsey membawa AS menang 2-0 dan melaju ke babak final.

Momen paling dramatis dalam sejarah modern sepak bola AS terjadi di Piala Dunia Afrika Selatan pada 23 Juni 2010. Membutuhkan kemenangan mutlak melawan Aljazair untuk lolos dari fase grup, Landon Donovan mencetak gol penentu di masa injury time yang memicu lahirnya seruan legendaris "Go, go, USA!" di seluruh penjuru Amerika Serikat.

Pada babak 16 besar Piala Dunia 2014 di Brasil, penjaga gawang Tim Howard mencatatkan namanya dalam buku rekor dunia saat AS menghadapi Belgia. Meskipun akhirnya kalah 1-2 melalui babak perpanjangan waktu, Tim Howard melakukan 16 penyelamatan gemilang dalam satu pertandingan, sebuah rekor yang belum terpecahkan hingga saat ini.

Namun, sejarah sepak bola AS tidak selalu berisi cerita indah. Pada 10 Oktober 2017, langkah USMNT terhenti secara tragis setelah kalah 1-2 dari Trinidad dan Tobago di Couva. Kegagalan tersebut membuat Christian Pulisic dan kolega harus absen dari putaran final Piala Dunia 2018 di Rusia, sebuah pukulan telak yang memaksa federasi merombak total sistem pembinaan mereka.

Topics
#usmnt #piala_dunia #sepak_bola_amerika_serikat #landon_donovan #tim_howard #sejarah_sepak_bola
Tim Jurnalis Profesional Tomato News

Tim Redaksi Tomato News terdiri dari jurnalis profesional dan berpengalaman yang berdedikasi menyajikan informasi akurat dan terkini dari dunia sepak bola dan olahraga. Berbasis di Jakarta, kami hadir sebagai sumber berita olahraga terlengkap untuk masyarakat Indonesia. Tim kami bekerja keras untuk memastikan setiap berita yang kami publikasikan valid, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kode etik jurnalisme. Dengan mengedepankan prinsip keberimbangan dan objektivitas, kami berkomitmen menjadi portal berita olahraga terpercaya di Indonesia.