Tomato News Tomato News
/home / internasional / Argentina Tekuk Inggris 2,1, Melaju...
INTERNASIONAL

Argentina Tekuk Inggris 2,1, Melaju ke Final Piala Dunia Lawan Spanyol

Pemain Argentina merayakan kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026

Pemain Argentina merayakan kemenangan 2-1 atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026

Argentina tampaknya terinspirasi oleh Rafael Nadal, ikon tenis Spanyol yang selalu bangkit ketika semua orang meragukannya setelah didera cedera. Menunjukkan semangat legendaris Nadal tersebut, Argentina berjuang keras untuk mengalahkan Inggris 2-1 dalam laga semifinal Piala Dunia pada hari Rabu, sekaligus memastikan pertemuan di partai final melawan Spanyol.

Berdasarkan jalannya turnamen, Argentina telah menunjukkan ketahanan luar biasa untuk mengatasi Tanjung Verde, Mesir, dan Swiss pada babak-babak sebelumnya. Argentina kembali harus menunjukkan semangat juang mereka setelah Anthony Gordon membawa Inggris unggul terlebih dahulu pada menit ke-55.

Pelatih kepala Lionel Scaloni melakukan beberapa perubahan di babak kedua setelah Inggris memimpin melalui serangan balik cepat yang diselesaikan dengan apik oleh Gordon. Keputusan tersebut terbukti tepat karena salah satu pemain pengganti di babak kedua, Lautaro Martinez, penyerang Inter Milan, sukses menyundul gol kemenangan Argentina pada menit ke-92.

Sebelum gol penentu tersebut tercipta, Enzo Fernandez telah mencetak gol penyeimbang melalui tembakan jarak jauh yang menakjubkan pada menit ke-85. Saat bintang Inggris Harry Kane dan Jude Bellingham gagal memberikan dampak nyata pada permainan, Lionel Messi yang berusia 39 tahun justru menjadi motor dari setiap serangan Argentina.

Menurut laporan pertandingan, Argentina menggempur lini pertahanan Inggris secara bertubi-tubi setelah tertinggal. Tim asuhan Thomas Tuchel tidak mampu mengatasi intensitas permainan menekan yang diterapkan oleh para pemain Amerika Selatan di lini tengah.

Setiap pergerakan membuat Inggris semakin tertekan. Alexis Mac Allister, Enzo Fernandez, dan Julian Alvarez yang tidak kenal lelah terus menyiksa lini pertahanan Inggris dengan kecepatan operan mereka di area sepertiga akhir lapangan.

Ini adalah performa Argentina yang pernah dilihat dunia di Qatar saat mereka memenangkan Piala Dunia ketiga setelah penantian selama 36 tahun. Di Amerika Utara, setelah tiba di turnamen 2026 dengan banyak pemain kunci yang mengalami cedera, Argentina sebenarnya tidak pernah terlihat berada dalam performa terbaik mereka.

Tugas berat pun diserahkan kepada Lionel Messi. Sang keajaiban yang tak lekang oleh waktu ini telah mencetak delapan gol dan memberikan berbagai umpan matang demi menjaga impian Argentina untuk menjadi tim pertama sejak Brasil pada tahun 1962 yang memenangkan gelar Piala Dunia secara berturut-turut.

Pada pertandingan hari Rabu, dengan Inggris yang bertahan sangat dalam dan waktu normal menyisakan lima menit, Lionel Messi kembali beraksi. Ia membangun serangan dari sisi kanan setelah tendangan sudut pendek, yang kemudian menemukan gelandang Chelsea tersebut di luar kotak penalti.

Enzo Fernandez mengontrol bola dengan tenang sebelum melepaskan tendangan kaki kanan yang indah untuk menaklukkan tangan Jordan Pickford yang sudah meregangkan badannya. Penjaga gawang Inggris itu sebelumnya melakukan beberapa penyelamatan luar biasa untuk menggagalkan peluang Argentina menyamakan kedudukan di awal babak kedua.

Pada akhirnya, dibutuhkan salah satu gol terbaik di turnamen ini untuk menembus pertahanan Jordan Pickford. Setelah menemukan gol penyeimbang, Argentina langsung mengincar kemenangan lewat kerja sama yang rapi untuk mengobrak-abrik pertahanan Inggris.

Momen krusial itu datang pada menit ke-92 ketika tembakan jarak jauh Alexis Mac Allister membentur tiang gawang, dan Lionel Messi langsung menyambar bola liar di sisi sayap. Dengan gerakan kaki yang lincah, sang penyihir melakukan pergerakan sebelum mengirimkan umpan silang akurat kepada Lautaro Martinez yang menyelesaikannya dengan sundulan sempurna.

Inggris mencoba menciptakan peluang di menit-menit akhir pertandingan. Namun, mereka telah kehilangan momentum karena Argentina mendikte tempo permainan, mengendalikan penguasaan bola, dan tetap solid secara pertahanan hingga peluit panjang berbunyi.

Saat pertandingan berakhir, kegembiraan dan kelegaaan terpancar dari para pemain Argentina yang merayakan kemenangan bersama para penggemar setia mereka. Lionel Messi, yang memainkan pertandingan pertamanya melawan rival sengit tersebut, kembali menunjukkan magisnya di saat tim membutuhkan inspirasi untuk membongkar pertahanan Inggris.

Kini, langkah Argentina hanya terpaut satu pertandingan lagi untuk mencetak sejarah baru di dunia sepak bola. Mereka akan menghadapi Spanyol pada laga final yang digelar hari Minggu mendatang.

Jurnalis Spesialis Sepak Bola Internasional & Transfer

Adam Darmawan adalah jurnalis yang mendalami perkembangan sepak bola internasional, liga-liga top Eropa, dan dinamika transfer pemain. Dengan latar belakang di bidang jurnalistik olahraga, ia memiliki pemahaman mendalam tentang strategi klub, performa pemain, dan tren transfer global. Liputannya tentang liga Inggris, Spanyol, Italia, serta bursa transfer menjadikannya sumber terpercaya bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan sepak bola dunia. Berbasis di Jakarta, ia aktif meliput berbagai ajang olahraga internasional.