Kekalahan tim nasional Inggris dari Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 menyisakan polemik internal. Menurut laporan media Inggris, beberapa pemain merasa terkejut dengan pendekatan taktis yang diterapkan oleh sang manajer, Thomas Tuchel, ketika timnya sempat unggul terlebih dahulu.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Berdasarkan laporan dari Telegraph, Thomas Tuchel menuai kritik tajam setelah memutuskan untuk memasukkan tiga pemain bertahan sekaligus, yakni Ezri Konsa, Dan Burn, dan Nico O'Reilly, guna mempertahankan keunggulan satu gol yang dicetak oleh Anthony Gordon. Taktik ultra-defensif ini justru menjadi bumerang setelah Argentina berhasil mencetak dua gol di menit-menit akhir pertandingan dan melaju ke babak final.
Meskipun Thomas Tuchel menegaskan bahwa dirinya "tidak memiliki penyesalan" atas keputusan tersebut, sentimen serupa tidak dirasakan oleh para pemainnya. Beberapa anggota skuad meyakini bahwa lini pertahanan Argentina sebenarnya sangat rapuh dan bisa dieksploitasi melalui skema serangan balik cepat. Namun, Thomas Tuchel justru membiarkan pemain cepat seperti Bukayo Saka, Ollie Watkins, dan Noni Madueke tetap berada di bangku cadangan.
Kekecewaan tim semakin mendalam karena Thomas Tuchel baru memasukkan Marcus Rashford dan Ivan Toney empat menit setelah Argentina berbalik unggul. Selain itu, pergantian Declan Rice dengan seorang bek dinilai memberikan ruang bebas bagi Enzo Fernandez untuk mencetak gol kemenangan dari posisi yang seharusnya dikawal oleh seorang gelandang bertahan.
Di sisi lain, mantan manajer Inggris, Gareth Southgate, kini dikabarkan berpeluang besar kembali ke panggung sepak bola internasional. Berdasarkan laporan The Sun, Gareth Southgate diproyeksikan untuk menggantikan Mauricio Pochettino sebagai pelatih kepala tim nasional Amerika Serikat.
Masa depan Mauricio Pochettino di tim nasional Amerika Serikat berada di ujung tanduk setelah negara tuan rumah tersebut tersingkir di babak 16 besar setelah kalah telak 4-1 dari Belgia. Sejak mengundurkan diri dari kursi kepelatihan Inggris pasca-Euro 2024, Gareth Southgate sendiri sibuk menjadi pengamat teknis UEFA dan memberikan kuliah di Harvard Business School.
Sementara itu, saga transfer pemain juga memanas seiring keinginan Michael Olise untuk bergabung dengan Real Madrid pada bursa transfer musim panas ini. Menurut laporan outlet Prancis Foot Mercato, pemain sayap Bayern Munich tersebut merasa bahwa ini adalah momen yang tepat dalam kariernya untuk pindah ke Spanyol.
Michael Olise saat ini masih fokus membela Prancis untuk perebutan medali perunggu melawan Inggris. Meskipun Bayern Munich berniat memperpanjang kontraknya yang tersisa tiga tahun, raksasa Jerman tersebut dilaporkan sudah mulai mencari alternatif pengganti dan membidik bintang Paris Saint-Germain, Bradley Barcola.