Pertarungan perebutan gelar Ballon d'Or kini terasa sangat terbuka untuk pertama kalinya dalam 20 tahun terakhir. Era dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dipastikan telah berakhir. Kondisi ini membuat banyak pemain memulai musim dengan keyakinan mampu meraih penghargaan individu paling bergengsi dalam dunia sepak bola tersebut. Ousmane Dembele yang memenangkan Bola Emas pada 2025 kini kembali masuk dalam daftar persaingan ketat musim 2026.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Berdasarkan performa sepanjang musim 2025-2026, gelandang Real Madrid Jude Bellingham menjadi salah satu kandidat kuat setelah mencetak 14 gol dan enam asis. Ia menjadi motor serangan tim nasional Inggris hingga menembus babak semifinal Piala Dunia. Penampilan impresifnya, termasuk dwigol penentu kemenangan saat melawan Meksiko dan Norwegia, diyakini akan melekat dalam ingatan para juri Ballon d'Or.
Dari kompetisi Premier League, penjaga gawang Arsenal David Raya muncul sebagai kandidat menonjol setelah mencatatkan 29 clean sheet. Menurut catatan kompetisi, Raya memenangkan Sarung Tangan Emas Premier League untuk ketiga kalinya secara beruntun dan membawa klubnya meraih gelar juara liga. Di pentas Eropa, ia hanya kebobolan lima gol sepanjang perjalanan membawa klub asal London tersebut menuju final Champions League.
Rekan setim Raya di Arsenal, Gabriel Magalhaes, juga masuk dalam radar usai membukukan empat gol dan 31 clean sheet. Bek asal Brasil ini menjelma menjadi salah satu pilar pertahanan paling tangguh di kompetisi Inggris. Kendati demikian, kegagalannya dalam mengeksekusi penalti pada laga final Champions League serta tersingkirnya Brasil lebih awal di Piala Dunia diprediksi akan mengurangi jumlah perolehan suaranya.
Sementara itu, kapten Manchester United Bruno Fernandes tampil luar biasa dengan torehan 13 gol dan 26 asis. Ia sukses memecahkan rekor asis dalam satu musim serta menyabet gelar Pemain Terbaik versi FWA dan Premier League. Namun, absennya klub di kompetisi Eropa serta kegagalan Portugal di babak 16 besar Piala Dunia membuat peluangnya memenangkan Bola Emas menipis.
Kandidat dari klub raksasa Prancis Paris Saint-Germain juga mendominasi, dipimpin oleh Achraf Hakimi yang meraih quadruple termasuk trofi Champions League dan Ligue 1. Selain itu, Vitinha yang mengemas tujuh gol dan 10 asis kini dinilai sebagai salah satu gelandang terbaik dunia setelah menjadi Pemain Terbaik di final Champions League. Rekan setim mereka, Khvicha Kvaratskhelia, juga mengukir sejarah dengan mencetak gol atau asis dalam tujuh laga fase gugur Eropa secara beruntun.
Pemenang Ballon d'Or tahun lalu, Ousmane Dembele, sempat terhambat masalah cedera di awal musim bersama Paris Saint-Germain. Meski mencetak hat-trick gemilang untuk Prancis saat melawan Norwegia di Piala Dunia, penampilannya dinilai masih di bawah bayang-bayang rekan setimnya yang lain. Hal ini membuat peluangnya untuk mempertahankan gelar juara bertahan menjadi sangat kecil.
Dari kompetisi Spanyol, penyerang Barcelona Lamine Yamal menjadi favorit utama para bandar taruhan untuk memenangkan gelar ini sebelum usianya menginjak 21 tahun. Di sisi lain, gelandang Manchester City Rodri juga berpeluang menembus posisi 10 besar jika mampu membawa tim nasional Spanyol mengalahkan Argentina di partai final Piala Dunia. Vinicius Jr dari Real Madrid dan Mikel Oyarzabal dari Real Sociedad turut meramaikan bursa setelah tampil tajam di level klub dan internasional.
Klub Bayern Munich menyumbang dua nama besar lewat rekrutan baru Luis Diaz yang mencetak 30 gol setelah pindah dari Liverpool, serta pemain muda Prancis Michael Olise yang mengemas 26 gol dan 39 asis. Penyerang utama mereka, Harry Kane, mencatatkan statistik luar biasa dengan gelontoran 73 gol di semua kompetisi. Namun, kegagalan Kane membawa Inggris melaju ke final Piala Dunia membuka celah bagi rival lainnya untuk menyalip.
Penyerang Manchester City Erling Haaland sempat menunjukkan performa luar biasa dengan mencetak 58 gol dan memenangkan FA Cup serta Carabao Cup. Namun, kegagalan klubnya di Champions League serta absennya Norwegia di turnamen internasional membuat posisinya sedikit merosot dalam peringkat kekuatan terbaru ini.
Menurut analisis para pengamat, Lionel Messi kini berpeluang besar meraih gelar Ballon d'Or kesembilannya. Setelah memimpin Inter Miami menjuarai MLS Cup dan menyabet gelar MVP, Messi tampil menggila di Piala Dunia bersama Argentina dengan mencetak delapan gol dari tujuh pertandingan. Jika berhasil membawa negaranya mempertahankan gelar juara dunia di Amerika Utara, ia akan menjadi opsi terbaik untuk memenangkan Ballon d'Or 2026.