Pihak Esports Foundation resmi menunjuk bintang League of Legends asal Korea Selatan, Lee "Faker" Sang-hyeok, sebagai Duta Game untuk ajang Esports World Cup dan Esports Nations Cup. Penunjukan ini membuat Faker kini berdiri sejajar dengan megabintang sepak bola Cristiano Ronaldo dan master catur dunia Magnus Carlsen dalam Program Duta Yayasan. Langkah ini merefleksikan pertumbuhan pesat dan signifikansi olahraga elektronik di panggung global.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →CEO Esports Foundation, Ralf Reichert, menyatakan bahwa ketiga tokoh tersebut merupakan representasi dari budaya kompetisi global yang melintasi batas-batas disiplin. Menurut Reichert, Cristiano Ronaldo telah menjadi lebih besar dari sepak bola, Magnus Carlsen lebih besar dari catur, dan Faker lebih besar dari League of Legends. Kehadiran mereka menyatukan elemen olahraga tradisional, asah otak, dan game kompetitif.
Berdasarkan rekam jejak kariernya yang membentang selama lebih dari satu dekade, pemain berusia 30 tahun ini bukan sekadar atlet biasa. Faker telah mengoleksi enam gelar juara dunia League of Legends, serta medali emas di Asian Games 2022 dan EWC 2024. Memasuki tahun 2026, sang veteran menegaskan ambisinya untuk tetap mempertahankan dominasi di level tertinggi.
Dalam sebuah wawancara eksklusif, Faker mengungkapkan antusiasmenya atas peran baru ini. "Sebagai duta esports, saya ingin memberikan performa kelas dunia bersama para duta besar hebat lainnya. Saya berharap hal ini akan mendorong lebih banyak orang untuk menemukan esports dan lebih menikmatinya," ujar Faker.
Melalui peran barunya, Faker akan mewakili suara para pemain esports profesional dalam berbagai acara internasional, inisiatif atlet, keterlibatan media, dan forum kepemimpinan. Hal ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemain, penggemar, dan organisasi game di seluruh dunia.
Menurut Reichert, Faker adalah pilihan yang paling sempurna karena keunggulan, disiplin, dan umur panjang kariernya telah menginspirasi seluruh generasi. Faker dinilai telah mendefinisikan ulang apa yang mungkin dilakukan dalam dunia game kompetitif dan tetap kompetitif memperebutkan trofi besar setelah lebih dari sepuluh tahun debut.
Tahun ini, Faker juga mengukir sejarah sebagai atlet esports pertama yang menerima Medali Naga Biru. Penghargaan tersebut merupakan kehormatan olahraga tertinggi di Republik Korea, yang diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi besarnya terhadap olahraga dan budaya Korea Selatan.
Turnamen Esports World Cup sendiri merupakan kompetisi tahunan yang mempertemukan klub-klub esports terkemuka dunia di berbagai divisi game. Edisi tahun 2026 saat ini sedang berlangsung di Paris, Prancis, dan mencatatkan sejarah dengan total hadiah terbesar sepanjang sejarah kompetisi game.
Sementara itu, ajang Esports Nations Cup dijadwalkan memulai debutnya pada tahun 2026 di Riyadh, Arab Saudi. Berbeda dengan Esports World Cup yang berbasis klub, turnamen dua tahunan ini akan menampilkan tim nasional yang bertanding membela negara atau wilayah mereka masing-masing.