Tomato News Tomato News
/home / internasional / Harry Kane Kritik Taktik Thomas...
INTERNASIONAL

Harry Kane Kritik Taktik Thomas Tuchel Usai Inggris Kalah dari Argentina

Harry Kane tampak kecewa setelah Inggris disingkirkan Argentina di semifinal Piala Dunia

Harry Kane tampak kecewa setelah Inggris disingkirkan Argentina di semifinal Piala Dunia

Banyak pihak kini mengarahkan pandangan mereka ke bangku cadangan Inggris untuk mencari penjelasan atas kekalahan dari Argentina di semifinal Piala Dunia. Setelah unggul 1-0 lewat gol Anthony Gordon, Thomas Tuchel memilih untuk melakukan pergantian pemain yang defensif daripada memburu gol tambahan. Keputusan taktis tersebut justru menjadi petaka bagi Inggris. Mereka mundur, bertahan di area sendiri, dan akhirnya menyerah di hadapan tekanan bertubi-tubi dari Argentina.

Thomas Tuchel bersikeras bahwa dirinya tidak melakukan kesalahan dengan pergantian pemain tersebut. Namun, sang kapten Harry Kane tampaknya memiliki pandangan yang berbeda. Berdasarkan pernyataannya kepada BBC, Harry Kane menegaskan bahwa setelah unggul, timnya seharusnya mengejar gol tambahan dan tidak hanya terpaku untuk mempertahankan keunggulan tipis.

"Saya sangat hancur. Hancur untuk rekan-rekan setim. Hancur untuk semua orang, staf pelatih, dan para penggemar. Kami memainkan pertandingan yang bagus di sebagian besar laga. Begitu kami unggul 1-0, kami hanya bertahan mempertahankan hasil. Pada level setinggi ini, hal itu tidaklah cukup," ujar penyerang asal klub Bayern de Múnich tersebut.

Mengenai jalannya pertandingan, Harry Kane mengakui bahwa sangat sulit untuk mempertahankan tekanan tinggi sepanjang 90 menit penuh melawan Argentina yang memiliki kondisi fisik lebih baik di akhir laga. Menurut Harry Kane, mereka sempat menekan lawan dengan sangat baik, terutama pada babak pertama dan awal babak kedua. Hal tersebut membuat mereka mampu memenangkan perebutan bola dan mengendalikan permainan.

Namun, situasi berubah drastis setelah gol pembuka tersebut tercipta. "Setelah gol itu, entah karena mereka menambah jumlah pemain di lini serang atau karena kami tidak mampu mengimbangi mereka secara individu, serangan datang gelombang demi gelombang. Kami mencoba bertahan dan para pemain melakukan blok. Namun pada akhirnya, pertahanan itu tidak cukup," kata Harry Kane.

Harry Kane juga menambahkan bahwa para pemain selalu siap menghadapi situasi apa pun dalam pertandingan. Ketika unggul, instruksi awal adalah tetap menyerang untuk mencetak gol kedua. Setelah Argentina membalikkan keadaan menjadi 1-2, Inggris kesulitan untuk merebut kembali kendali permainan. Meski demikian, Harry Kane tetap mengapresiasi perjuangan tim selama turnamen ini karena berhasil mencapai babak semifinal dalam kompetisi yang menuntut kekuatan mental luar biasa.

Tim Jurnalis Profesional Tomato News

Tim Redaksi Tomato News terdiri dari jurnalis profesional dan berpengalaman yang berdedikasi menyajikan informasi akurat dan terkini dari dunia sepak bola dan olahraga. Berbasis di Jakarta, kami hadir sebagai sumber berita olahraga terlengkap untuk masyarakat Indonesia. Tim kami bekerja keras untuk memastikan setiap berita yang kami publikasikan valid, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kode etik jurnalisme. Dengan mengedepankan prinsip keberimbangan dan objektivitas, kami berkomitmen menjadi portal berita olahraga terpercaya di Indonesia.