Tomato News Tomato News
/home / internasional / Inggris vs Argentina, Tuchel Buka...
INTERNASIONAL

Inggris vs Argentina, Tuchel Buka Jalan Finalissima Lawan Spanyol

Selebrasi pemain timnas Argentina setelah berhasil mengalahkan Inggris di semifinal Piala Dunia

Selebrasi pemain timnas Argentina setelah berhasil mengalahkan Inggris di semifinal Piala Dunia

Lawan Spanyol di partai final hari Minggu mendatang adalah Argentina. Pasukan Lionel Scaloni kembali menunjukkan mental baja untuk membalikkan keadaan pada menit-menit akhir setelah sempat tertinggal oleh gol Gordon. Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez mencetak dua gol kemenangan Argentina dalam kurun waktu lima menit. Hasil ini membuat juara bertahan Qatar 2022 tersebut berpeluang mempertahankan gelar sekaligus mewujudkan laga "Finalissima" yang sempat tertunda.

Pertandingan antara Inggris dan Argentina menyajikan tontonan sengit yang lebih menyerupai medan perang dibanding laga sepak bola. Sejak awal, atmosfer panas sudah terasa karena kedua tim memiliki sejarah rivalitas panjang yang belum terselesaikan.

Laga baru berjalan tiga menit saat keributan pertama pecah setelah Enzo Fernandez melakukan pelanggaran keras terhadap Anderson. Wasit Ismail Elfath harus bekerja ekstra keras untuk meredam emosi kedua tim. Setiap perebutan bola menjadi duel fisik yang intens, meski sang pengadil lapangan asal Amerika Serikat baru mengeluarkan kartu kuning pertama menjelang akhir babak pertama.

Pada babak pertama, peluang berbahaya sangat minim tercipta. Kedua penjaga gawang praktis tidak perlu melakukan penyelamatan karena dua satu-satunya tembakan di paruh pertama melenceng dari sasaran. Sundulan Stones memanfaatkan tendangan bebas Inggris melebar, sementara sepakan keras Enzo Fernandez melambung di atas mistar gawang.

Inggris mencoba mengambil inisiatif serangan, namun Argentina bertahan dengan disiplin tinggi dan pengorbanan besar. Argentina baru bisa keluar dari tekanan dan menebar ancaman setelah Lionel Messi turun ke lini tengah untuk memecah konsentrasi lawan pasca-jeda hidrasi.

Inggris berupaya mengeksploitasi sektor sayap untuk menembus pertahanan Emiliano Martinez. Sektor kiri diisi oleh Spence dan Gordon, sementara James beroperasi di sisi kanan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil hingga turun minum.

Paruh kedua berjalan jauh lebih menarik dibanding babak pertama. Julian Alvarez memberikan ancaman awal melalui tembakan yang masih bisa ditepis dengan baik oleh Jordan Pickford. Namun, Inggris berhasil unggul lebih dulu pada menit ke-55 setelah umpan silang Rogers dari sisi kanan berhasil dikonversi menjadi gol oleh Gordon yang mendahului Molina.

Menurut jalannya laga, Lionel Scaloni langsung merespons dengan memasukkan Nico Gonzalez. Pemain pengganti ini hampir menyamakan kedudukan melalui sundulan kepala yang kembali digagalkan oleh Pickford. Setelah jeda hidrasi babak kedua, Argentina terus mengurung pertahanan Inggris hingga tembakan Alexis Mac Allister membentur tiang gawang.

Di tengah tekanan tersebut, Thomas Tuchel justru melakukan kesalahan fatal dengan memasukkan pemain-pemain bertahan. Keputusan ini mengirimkan sinyal kepada Argentina untuk terus menggempur. Inggris menumpuk lima bek namun justru bertahan dengan sangat buruk, sementara Argentina terus mengirimkan umpan-umpan berbahaya ke kotak penalti.

Gol penyeimbang akhirnya lahir pada menit ke-86. Berawal dari skema sepak pojok pendek, Lionel Messi mengirimkan umpan kepada Enzo Fernandez yang berdiri bebas di luar kotak penalti untuk melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dijangkau Pickford. Argentina yang melihat lawannya goyah langsung memburu gol kemenangan.

Pada menit ke-91, Argentina sukses membalikkan kedudukan. Umpan silang akurat dari Lionel Messi berhasil disundul dengan sempurna oleh Lautaro Martinez yang berdiri tanpa kawalan di antara dua bek Inggris.

Meskipun masih ada sisa waktu sepuluh menit, keputusan Tuchel untuk memasukkan penyerang seperti Marcus Rashford dan Ivan Toney sudah terlambat. Inggris harus meratapi kekalahan ini, sementara Argentina merayakan keberhasilan mereka melangkah ke partai final hari Minggu untuk menentukan juara dunia yang baru.

Berdasarkan data pertandingan, Inggris menurunkan susunan pemain: Pickford, James (Burn 83'), Stones (Rashford 95'), Guehi, Spence (Toney 95'), Anderson, Rice (O'Reilly 83'), Rogers, Bellingham, Gordon (Konsa 74'), dan Kane. Sementara Argentina memainkan: Emiliano Martinez, Molina (Montiel 74'), Cuti Romero, Lisandro Martinez (Otamendi 74'), Tagliafico (Lautaro Martinez 81'), Paredes (Nico Gonzalez 65'), Enzo Fernandez, Simeone (De Paul 74'), Mac Allister, Messi, dan Julian Alvarez.

Tim Jurnalis Profesional Tomato News

Tim Redaksi Tomato News terdiri dari jurnalis profesional dan berpengalaman yang berdedikasi menyajikan informasi akurat dan terkini dari dunia sepak bola dan olahraga. Berbasis di Jakarta, kami hadir sebagai sumber berita olahraga terlengkap untuk masyarakat Indonesia. Tim kami bekerja keras untuk memastikan setiap berita yang kami publikasikan valid, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan kode etik jurnalisme. Dengan mengedepankan prinsip keberimbangan dan objektivitas, kami berkomitmen menjadi portal berita olahraga terpercaya di Indonesia.