Kabar baik datang untuk Spanyol. Dua hari menjelang final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal dan Pedro Porro sudah berlatih kembali bersama rekan-rekan setimnya pada hari Jumat. Berdasarkan laporan dari agen Efe, latihan tersebut digelar secara tertutup di Red Bull Arena, New York. Kehadiran mereka menjadi angin segar setelah kedua pemain harus berlatih terpisah pada hari Kamis akibat cedera saat laga semifinal melawan Prancis.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Sesi latihan tersebut menerapkan beban kerja yang bervariasi. Tim staf teknis membagi kelompok berdasarkan tingkat kelelahan dan akumulasi menit bermain selama turnamen. Latihan spesifik diberikan sesuai kebutuhan setiap kelompok. RFEF mengonfirmasi bahwa Lamine Yamal dan Pedro Porro menyelesaikan seluruh sesi latihan tanpa kendala bersama anggota tim lainnya.
Pada hari Kamis, Federasi Sepak Bola Spanyol langsung memberikan pernyataan yang menenangkan terkait kondisi pemain asal Barça dan Tottenham tersebut. "Dia mendapat benturan pada pertandingan terakhir. Sebagai langkah pencegahan, dia menjalani menu latihan yang berbeda. Kami berharap dia bisa bergabung dengan tim hari ini," ujar Luis De La Fuente dalam konferensi pers. Menurut media Spanyol, kedua pemain dipastikan siap tampil pada laga final melawan Argentina, kecuali ada kendala mendadak di menit-menit terakhir.
Setelah memulai Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang melawan Tanjung Verde, performa kolektif dan individu Spanyol terus meningkat. Mereka sukses menumbangkan Prancis dengan skor 2-0 untuk melaju ke final Piala Dunia kedua mereka setelah tahun 2010. Spanyol juga mengandalkan pemain pengganti Mikel Merino untuk menyingkirkan Portugal dan Belgia. Lini pertahanan yang kokoh karena baru kebobolan satu gol dari tujuh pertandingan membuktikan bahwa La Roja tidak memiliki ketergantungan pada Lamine Yamal, yang baru mencetak satu gol sepanjang turnamen.
Spanyol memiliki banyak opsi lini serang dengan catatan tujuh pencetak gol berbeda, termasuk lima gol dari Mikel Oyarzabal. Selain ancaman dari Lamine Yamal, kekuatan Spanyol berpotensi bertambah lewat Nico Williams. Pemain sayap kiri tersebut sempat mengalami cedera otot adduktor saat melawan Uruguay, namun kini berpeluang mendapat menit bermain lebih banyak di final setelah tampil singkat di perempat final dan semifinal. Ini menjadi senjata tambahan bagi Spanyol untuk memburu bintang kedua mereka.