Alvaro Arbeloa telah resmi memegang kendali kepelatihan di Fulham. Pelatih asal Salamanca, Spanyol tersebut kini sudah memimpin sesi latihan pertamanya bersama tim asal Inggris. Fokus utamanya saat ini adalah mempersiapkan skuad menjelang bergulirnya musim baru, di mana mereka akan langsung menghadapi laga berat melawan Chelsea yang diasuh oleh Xabi Alonso dalam laga pembuka Premier League. Mantan pelatih Real Madrid ini mulai menanamkan dasar-dasar filosofinya kepada para pemain, terutama melalui pidato tegas yang diunggah oleh pihak klub di media sosial.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Berdasarkan informasi resmi dari klub, Fulham sejauh ini telah mengonfirmasi dua pertandingan uji coba yang akan menjadi ujian pertama bagi Alvaro Arbeloa. Laga pertama adalah menghadapi klub asal Arab Saudi, Al-Ahli Saudi FC, yang akan digelar di Portugal pada 28 Juli mendatang. Pertandingan ini berpotensi menjadi laga debut tidak resmi bagi sang pelatih. Selanjutnya, tim Inggris tersebut dijadwalkan bertanding melawan Stuttgart dari Jerman pada 15 Agustus, tepat satu minggu sebelum debut resmi mereka di Premier League.
Dalam video yang dibagikan oleh Fulham, Alvaro Arbeloa berbicara langsung di hadapan para pemain dengan pesan yang sangat kuat. "Kami menginginkan pemain-pemain hebat, kami menginginkan pemain dengan kepribadian yang kuat. Saya akan memberikan kalian kepercayaan diri untuk menunjukkan bakat kalian, tetapi bakat tanpa usaha keras tidak berarti apa-apa, sama sekali tidak ada artinya. Kita akan menjadi tim yang menerapkan tekanan tinggi di lini depan," ujar Alvaro Arbeloa menegaskan keinginannya kepada skuad.
Menurut mantan bek tim nasional Spanyol tersebut, kerja keras adalah hal yang mutlak untuk menghadapi jadwal padat di awal musim. Fulham harus bersiap menghadapi lawan-lawan tangguh di Premier League seperti Chelsea, Liverpool, Manchester United, dan Crystal Palace. "Kita akan menjadi tim yang bermain dengan tangguh, kita akan menjadi tim yang memberikan performa terbaik dan mempertaruhkan segalanya hingga menit terakhir," ucapnya menambahkan.
Alvaro Arbeloa mendarat di Craven Cottage dengan kesadaran penuh atas tantangan besar yang menantinya di London. "Saya tahu bahwa hasil akhir sangat penting dalam hidup dan sepak bola, terutama bagi seorang pelatih. Namun, saya percaya bahwa sikap adalah hal yang paling utama. Tidak peduli apa pun situasinya, kita harus berjuang sampai akhir. Itulah mentalitas yang harus ditunjukkan oleh tim saya di setiap pertandingan," kata pria berusia 43 tahun tersebut.
Meski demikian, tekanan besar tetap membayangi sang pelatih setelah kegagalannya memberikan hasil maksimal saat menukari Real Madrid musim lalu. Bersama klub Spanyol itu, ia tersingkir di Copa del Rey, UEFA Champions League, dan kalah dalam perebutan gelar LaLiga dari Barcelona. "Saya sangat beruntung karena pernah bekerja dengan beberapa pelatih terbaik di Eropa dan dunia. Mereka semua sangat berbeda. Tidak ada satu cara tunggal untuk memimpin, tetapi Anda harus bisa menjadi seorang pemimpin," tuturnya.
Selain membenahi mentalitas tim, Alvaro Arbeloa kini mulai membidik bursa transfer untuk memperkuat komposisi pemainnya. Salah satu nama yang masuk dalam radar transfernya adalah Franco Mastantuono. Sejauh ini, Fulham baru mendatangkan Jonah Kusi Asare dari Bayern de Munich dengan biaya enam juta euro, meski sang pemain saat ini masih ditempatkan di tim B. Di sisi lain, klub telah melepas beberapa nama seperti Oliver Sanderson, Steven Benda, dan Terry Ablade.
Nama Cesar Palacios juga dilaporkan tengah menjadi bahan pertimbangan serius bagi manajemen Fulham, seperti yang diberitakan oleh berbagai media di Spanyol dan Inggris. Alvaro Arbeloa sudah mengenal sang pemain sejak di Real Madrid Castilla dan sempat mengandalkannya di tim utama Los Blancos musim lalu. Kepindahan ini berpotensi terwujud di bursa transfer kali ini, meski semua keputusan akhir akan bergantung pada rencana Jose Mourinho yang kini memimpin proyek olahraga di Valdebebas.