Di saat liga-liga papan atas Eropa didominasi klub tertentu dalam sedawarsa terakhir, Serie A Italia menyajikan alur cerita yang berbeda. Liga Utama Inggris didominasi Manchester City, La Liga Spanyol dikuasai Real Madrid dan Barcelona, Liga Jerman dikuasai Bayern Munich, serta Ligue 1 Prancis didominasi PSG. Namun di Italia, peta persaingan justru jauh lebih terbuka dan sulit diprediksi.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Setelah era dominasi panjang Juventus berakhir, peta juara Serie A bergeser secara dinamis. Inter berhasil mengamankan tiga gelar, Napoli meraih dua gelar, dan AC Milan merebut satu gelar juara. Fenomena ini membuktikan bahwa perebutan mahkota Scudetto kini bertambah sengit dan penuh kejutan.
Berdasarkan analisis terkini, padatnya jadwal kompetisi Eropa menjadi salah satu faktor penentu stabilitas klub papan atas Italia. Inter tercatat berhasil menembus final Liga Champions pada 2023 dan 2025. Kendati demikian, kekalahan telak 0-5 dari PSG di partai puncak musim lalu dan faktor kelelahan pemain berdampak buruk pada konsistensi mereka di liga domestik. Kondisi ini memberi jalan bagi Napoli untuk merebut gelar juara kedua mereka dalam tiga musim terakhir.
Kejutan besar juga lahir dari bangkitnya bakat kepelatihan baru. Como secara mengejutkan berhasil finis di peringkat keempat dan mengamankan tiket Liga Champions pada hari terakhir musim, mengungguli raksasa seperti AC Milan dan Juventus. Keberhasilan tersebut tidak lepas dari tangan dingin Cesc Fabregas yang sebelumnya membawa Como promosi ke Serie A pada 2024.
Menurut laporan media olahraga, Fabregas kini masuk dalam jajaran pelatih muda paling potensial di dunia. Sang arsitek asal Spanyol tersebut menolak tawaran dari klub-klub besar seperti Chelsea demi bertahan di Como dan memimpin timnya bertarung di panggung Eropa.
Faktor lain yang bakal memicu ketidakpastian musim depan adalah kebugaran para pemain pasca-turnamen internasional. Meskipun tim nasional Italia kembali absen di Piala Dunia, sejumlah bintang kunci Serie A seperti Lautaro Martinez, Marcus Thuram, Adrien Rabiot, hingga Mike Maignan tampil jauh hingga fase akhir turnamen. Kondisi fisik para pemain bintang ini dapat memengaruhi start awal musim yang sangat krusial bagi perburuan gelar.