Tour de France 2026 diwarnai insiden mengejutkan setelah salah satu kandidat juara, Jonas Vingegaard, harus mengakhiri perlombaan lebih cepat akibat kecelakaan parah pada etape 15.
Related Stories
Suka dengan artikel ini?
Dapatkan lebih banyak berita terbaru tentang Désiré Doué dan PSG dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Now →Berdasarkan pengumuman resmi dari tim Visma, Vingegaard yang sebelumnya berada di posisi kedua klasemen umum tidak akan melanjutkan enam etape terakhir dari ajang Grand Tour tersebut.
Insiden bermula ketika pebalap asal Denmark itu tergelincir saat rombongan melintasi sebuah bundaran kecil dengan pembatas jalan berpaving, yang turut melibatkan pebalap UAE Team Emirates-XRG, Isaac Del Toro.
Sementara para pebalap lain mampu bangkit dan melanjutkan perlombaan, Vingegaard terkapar dalam kondisi kesakitan sebelum akhirnya dievakuasi ke rumah sakit dengan lengan menggunakan penyangga.
Menurut arahan direktur olahraga Visma, Frans Maassen, kondisi Vingegaard diduga mengalami patah tulang selangka. "Dia pergi ke rumah sakit, sepertinya dia mengalami patah tulang selangka, tetapi saya belum pasti mengetahuinya," ujar Maassen kepada TNT Sports.
Kemenangan pada etape 15 sendiri akhirnya diraih secara dramatis oleh Remco Evenepoel dari Red Bull-Bora-Hansgrohe setelah menahan laju Tadej Pogacar di garis akhir.
Menanggapi insiden tersebut, pemuncak klasemen Tadej Pogacar mengungkapkan rasa duka mendalam atas tersingkirnya rival terberatnya dari sisa kompetisi.
"Sangat, sangat menyedihkan melihat Jonas harus keluar. Sejak 2021 kami selalu bertarung untuk kemenangan, dan dalam dua tahun terakhir kami menjadi rival sekaligus teman yang saling menghormati. Tour tidak akan sama tanpa dirinya," kata Pogacar.
Pogacar juga mengungkapkan bahwa persiapan mereka sempat terganggu oleh pemeriksaan anti-doping mendadak pada pukul dua pagi sebelum etape dimulai, yang menurutnya bisa sedikit memengaruhi konsentrasi pebalap.
Meskipun demikian, mundurnya Vingegaard meninggalkan kekosongan besar dalam persaingan gelar juara Tour de France 2026, sekaligus menutup peluang bagi pebalap Visma tersebut untuk membalas ketertinggalannya di pekan terakhir.