Tomato News Tomato News
/home / internasional / Marc Cucurella Jadi Kunci Spanyol...
INTERNASIONAL

Marc Cucurella Jadi Kunci Spanyol Hadapi Prancis di Piala Dunia 2026

Marc Cucurella saat membela timnas Spanyol di Piala Dunia 2026

Marc Cucurella saat membela timnas Spanyol di Piala Dunia 2026

Ketika membicarakan tim nasional Spanyol, perhatian publik selalu tertuju pada nama-nama besar seperti Lamine Yamal, Pedri, Mikel Merino, atau Mikel Oyarzabal. Namun, Piala Dunia 2026 menyajikan cerita lain. Marc Cucurella kini tampil sebagai protagonis baru yang sangat diandalkan oleh pelatih Luis de la Fuente, meski perannya bukan sebagai pencetak gol utama.

Marc Cucurella menunjukkan peningkatan performa yang luar biasa. Kontribusinya sangat menentukan dalam fase bertahan maupun menyerang. Hal ini menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh bagi skuad La Roja menjelang laga krusial babak semifinal melawan Prancis.

Dalam turnamen ini, Marc Cucurella menemukan panggung ideal untuk membuktikan bahwa kontribusinya jauh melampaui tugas bertahan. Daya jelajah fisik yang tinggi, kemampuan menusuk ke lini serang, serta kecerdasannya dalam memanfaatkan ruang kosong membuat sektor sayap kiri Spanyol menjadi poros serangan yang sangat mematikan.

Kondisi ini berbeda dengan gelaran Euro 2024 lalu, saat Nico Williams menjadi senjata utama Spanyol lewat kecepatan dan keunggulannya dalam situasi satu lawan satu. Pergerakan Nico Williams saat itu sukses membuka ruang pertahanan lawan. Namun, performa penyerang sayap Athletic Club tersebut menurun pada Piala Dunia kali ini akibat kendala fisik setelah musim kompetisi yang panjang dan melelahkan. Situasi tersebut memaksa Luis de la Fuente mencari formula baru untuk menjaga ketajaman sektor kiri.

Melalui peran Marc Cucurella, sang pelatih memberikan kebebasan lebih bagi sang bek kiri untuk membantu serangan. Taktik ini terbukti efektif memecah konsentrasi pertahanan lawan melalui pergerakan tak terduga dari lini kedua.

Meskipun beroperasi di area yang sama dengan Nico Williams, karakter ancaman yang diberikan Marc Cucurella sangat berbeda. Nico Williams mengandalkan dribel dan kecepatan vertikal, sedangkan Marc Cucurella lebih kuat dalam pergerakan tanpa bola dan kemunculan tiba-tiba di kotak penalti saat lawan lengah.

Menurut data statistik turnamen, Marc Cucurella merupakan salah satu pemain Spanyol yang paling banyak menciptakan peluang emas dan melepaskan umpan matang. Angka tersebut membuktikan bahwa pengaruh ofensif sang pemain jauh lebih besar daripada ekspektasi umum terhadap seorang bek sayap.

Di sisi lain, kedisiplinan bertahan Marc Cucurella tetap terjaga dengan sangat baik. Spanyol tercatat sebagai salah satu tim dengan pertahanan paling kokoh di turnamen ini, di mana gawang mereka baru kebobolan satu gol. Pencapaian ini merupakan hasil dari keseimbangan tim yang dirancang oleh Luis de la Fuente.

Ujian sesungguhnya bagi Marc Cucurella akan tersaji pada laga semifinal melawan Prancis. Tim asuhan Didier Deschamps memiliki barisan penyerang paling berbahaya yang siap menghukum setiap kesalahan transisi lawan. Pemain cepat seperti Ousmane Dembele atau Michael Olise kerap beroperasi di sisi kanan penyerangan Prancis, yang berarti akan berhadapan langsung dengan Marc Cucurella.

Luis de la Fuente sangat menyadari ancaman berbeda yang dihadirkan oleh Prancis. Spanyol diprediksi tetap akan mendominasi penguasaan bola, namun setiap kelengahan sekecil apa pun dapat berakibat fatal akibat kecepatan serangan balik lawan.

Didier Deschamps kemungkinan besar akan menerapkan strategi pertahanan rapat yang dikombinasikan dengan serangan balik cepat. Namun, Spanyol memiliki bek tengah cepat seperti Pau Cubarsi dan penjaga gawang Unai Simon yang selalu sigap membaca arah permainan. Meski begitu, beban berat tetap berada di pundak Marc Cucurella untuk menjaga kedalaman pertahanan sekaligus membantu serangan secara selektif.

Spanyol memang memiliki banyak pemain pembeda seperti Rodri yang mengatur lini tengah, Pedri sebagai pengatur tempo, hingga Lamine Yamal yang piawai membongkar pertahanan. Namun, peran sunyi Marc Cucurella di Piala Dunia kali ini memiliki nilai yang sama pentingnya untuk membawa Spanyol melangkah lebih jauh.

Jurnalis Spesialis Sepak Bola Internasional & Transfer

Adam Darmawan adalah jurnalis yang mendalami perkembangan sepak bola internasional, liga-liga top Eropa, dan dinamika transfer pemain. Dengan latar belakang di bidang jurnalistik olahraga, ia memiliki pemahaman mendalam tentang strategi klub, performa pemain, dan tren transfer global. Liputannya tentang liga Inggris, Spanyol, Italia, serta bursa transfer menjadikannya sumber terpercaya bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan sepak bola dunia. Berbasis di Jakarta, ia aktif meliput berbagai ajang olahraga internasional.