Tomato News Tomato News
/home / internasional / Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia,...
INTERNASIONAL

Spanyol Melaju ke Final Piala Dunia, Prancis Tersingkir Tragis

Para pemain Spanyol merayakan kemenangan atas Prancis di semifinal Piala Dunia 2026

Para pemain Spanyol merayakan kemenangan atas Prancis di semifinal Piala Dunia 2026

Di luar dugaan dan segala prediksi sebelum pertandingan, Spanyol menjadi tim yang berhasil melangkah ke babak final Piala Dunia 2026. Hasil ini dipastikan setelah La Roja mengatasi Prancis beserta lini serang legendaris mereka dengan sangat mudah di Dallas pada hari Selasa. Kemenangan 2-0 ini terasa sangat rutin karena para pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Michael Olise, dan Ousmane Dembele gagal menunjukkan performa terbaik mereka, membuat tim favorit turnamen ini tersingkir tanpa perlawanan berarti.

Lini serang Prancis yang mematikan mendominasi pemberitaan menjelang sepak mula di Dallas. Namun, semua orang tampaknya lupa bahwa gelandang bertahan terbaik di planet ini, Rodri, akan memberikan pengaruh besar pada hasil akhir. Menurut pengamatan di lapangan, Rodri tampil luar biasa dalam laga semifinal ini, mendikte tempo permainan serta berulang kali mematahkan potensi serangan lawan.

Bagi lini serang Prancis yang disebut-sebut sebagai salah satu yang paling mematikan di dunia, hasil ini merupakan kegagalan monumental di panggung terbesar. Prancis masih harus bertanding di perebutan tempat ketiga, tetapi pertandingan ini menjadi akhir yang lemah bagi masa jabatan Didier Deschamps. Meskipun datang ke semifinal sebagai favorit juara turnamen, tim asuhannya kalah kelas dan kalah strategi di setiap lini.

Didier Deschamps mungkin merasa lega karena pekerjaannya tidak langsung dipertaruhkan dalam skenario ini. Namun, penyelidikan tentang mengapa Prancis gagal tampil maksimal saat tiket final Piala Dunia ketiga berturut-turut ada di depan mata akan berlangsung menyeluruh dan brutal. Ini adalah akhir yang buruk bagi era gemilang di bawah mantan gelandang legendaris tersebut, dan kemungkinan besar Zinedine Zidane yang harus memperbaiki situasi ini.

Di sisi lain, Pedro Porro mengalami turnamen yang luar biasa. Penampilannya di Amerika Utara sama sekali tidak terlihat seperti pemain yang hampir terdegradasi bersama Tottenham di level klub. Berdasarkan statistik performanya, ia muncul sebagai salah satu tokoh pertahanan kunci Spanyol dan menjadi bek kanan utama, menggeser Marcos Llorente dari Atletico Madrid serta Dani Carvajal yang tidak masuk dalam skuad.

Nasib buruk menimpa William Saliba yang hanya bertahan selama setengah jam dalam pertandingan terbesar dalam kariernya sejauh ini, setelah sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan sepanjang final Piala Dunia 2022 melawan Argentina. Pemain berusia 25 tahun itu terjatuh ke lapangan tanpa adanya benturan dan harus digantikan oleh pemain Crystal Palace, Maxence Lacroix. Pihak Arsenal dan Mikel Arteta tentu berharap cedera tersebut tidak serius.

Pertemuan antara Lucas Digne melawan Yamal sejak awal terlihat tidak seimbang di atas kertas. Bek kiri Prancis berusia 32 tahun tersebut tidak memiliki mobilitas yang cukup baik untuk menghadapi salah satu penyerang sayap paling lincah dan cepat di dunia. Lucas Digne terbukti mengalami masa-masa sulit sepanjang pertandingan.

Bek Aston Villa tersebut melakukan kesalahan fatal yang jarang diprediksi orang. Lucas Digne menunjukkan hilangnya kewaspadaan di dalam kotak penaltinya sendiri setelah mengontrol umpan silang Marc Cucurella. Ia justru menendang kaki Yamal, bukan bola, yang membuahkan penalti di babak pertama yang kemudian dieksekusi dengan sempurna oleh Oyarzabal.

Inggris memiliki semifinal sendiri untuk difokuskan, meskipun mereka mungkin lebih memilih menghadapi Spanyol jika mampu mencapai final Piala Dunia pertama dalam 60 tahun saat melawan Argentina pada hari Rabu. Namun, satu hal menarik dari pertandingan hari Selasa adalah Harry Kane kini memiliki lebih sedikit rintangan untuk menjadi pemain Inggris pertama yang memenangkan Ballon d'Or sejak Michael Owen seperempat abad lalu.

Banyak pihak mengharapkan Stadion Dallas akan bergemuruh untuk pertandingan semifinal antara dua tim papan atas sepak bola. Namun, atmosfer dalam pertandingan besar ini justru lebih mirip dengan pertandingan persahabatan internasional yang tidak berarti. Ini menjadi salah satu momen di mana dampak dari harga tiket yang sangat mahal dan fakta bahwa tim-tim Eropa bertanding ribuan mil dari rumah mereka terlihat sangat jelas.

Gemuruh samar dari para penggemar yang melakukan perjalanan jauh ke Texas hanya terdengar sesekali. Sepanjang pertandingan, laga besar ini dimainkan dalam keheningan yang cukup asing untuk level Piala Dunia. Bahkan terlihat beberapa kursi kosong di tribun penonton, meskipun pihak FIFA kemungkinan besar akan menyatakan bahwa seluruh tiket telah terjual habis.

Jurnalis Spesialis Sepak Bola Internasional & Transfer

Adam Darmawan adalah jurnalis yang mendalami perkembangan sepak bola internasional, liga-liga top Eropa, dan dinamika transfer pemain. Dengan latar belakang di bidang jurnalistik olahraga, ia memiliki pemahaman mendalam tentang strategi klub, performa pemain, dan tren transfer global. Liputannya tentang liga Inggris, Spanyol, Italia, serta bursa transfer menjadikannya sumber terpercaya bagi pembaca yang ingin mengikuti perkembangan sepak bola dunia. Berbasis di Jakarta, ia aktif meliput berbagai ajang olahraga internasional.